Category: Map

Clear All
  • Pecahan Wilayah Cekoslovakia, 1938-1939
  • Pecahan Wilayah Yugoslavia, 1943
  • Pelayaran "St. Louis", 13 Mei - 17 Juni 1939

    Peta

    Kondisi yang memprihatinkan dari pengungsi Yahudi-Jerman, di mana mereka dianiaya di negeri sendiri dan ditolak di luar negeri, tergambarkan dari pelayaran SS "St. Louis." Pada 13 Mei 1939, SS "St. Louis," sebuah kapal laut Jerman, meninggalkan Jerman dengan mengangkut lebih dari seribu pengungsi Yahudi. Negara tujuan pengungsi tersebut adalah Kuba, tetapi sebelum mereka tiba di sana, pemerintah Kuba membatalkan izin berlabuh bagi kapal tersebut. "St. Louis" dipaksa kembali ke Eropa pada Juni 1939. Selama perjalanan pulang, Britania Raya, Prancis, Belgia, dan Belanda menyetujui untuk menerima pengungsi Yahudi yang terlantar. Setelah pasukan Jerman menduduki Eropa barat pada 1940, banyak penumpang "St. Louis" dan para pengungsi Yahudi lainnya yang telah memasuki negara-negara tersebut terjebak dalam Solusi Akhir, yaitu rencana Nazi untuk membantai kaum Yahudi di Eropa.

    Pelayaran "St. Louis", 13 Mei - 17 Juni 1939
  • Pemangkasan wilayah Jerman, Perjanjian Versailles, 1919

    Peta

    Jerman mengalami kekalahan dalam Perang Dunia I. Dalam Perjanjian Versailles tahun 1919, negara-negara pemenang (Amerika Serikat, Inggris Raya, Prancis, dan negara sekutu lainnya) menetapkan ketentuan-ketentuan menghukum terhadap Jerman dalam hal kewilayahan, kemiliteran, dan ekonomi. Di barat, Jerman mengembalikan Alsace-Lorraine ke Prancis setelah mencaploknya lebih dari 40 tahun yang lalu. Selain itu, Belgia mendapat Eupen dan Malmedy; daerah industri Saar ditempatkan di bawah administrasi Liga Bangsa-Bangsa selama 15 tahun; dan Denmark mendapat Schleswig Utara. Akhirnya, Rhineland didemiliterisasi; artinya, pasukan militer Jerman atau pertahanan tidak diizinkan di sana. Di timur, Polandia mendapat sebagian dari Prussia Barat dan Silesia dari Jerman. Selain itu, Cekoslowakia mendapat distrik Hultschin dari Jerman; Danzig, yang sebagian besar merupakan kota Jerman, menjadi kota bebas di bawah perlindungan Liga Bangsa-Bangsa; dan Memel, suatu jalur wilayah kecil di Prussia Timur di sepanjang Laut Baltik, pada akhirnya ditempatkan di bawah kuasa Lituania. Di luar Eropa, Jerman kehilangan seluruh koloninya. Secara keseluruhan, Jerman melepas 13 persen dari wilayah Eropanya (lebih dari 27.000 mil persegi) dan sepersepuluh dari penduduknya (antara 6,5 dan 7 juta jiwa).

    Pemangkasan wilayah Jerman, Perjanjian Versailles, 1919
  • Pembakaran buku besar-besaran, Mei 1933
  • Pembantaian Einsatzgruppen (unit pembunuh keliling) di Eropa timur
  • Pembantaian oleh Einsatzgruppen di Eropa timur (perluasan)

    Peta

    Einsatzgruppen (unit pembunuh keliling) merupakan unit tugas khusus Jerman -- kebanyakan terdiri dari SS dan anggota polisi -- yang ditugaskan untuk membantai warga Yahudi sebagai bagian dari program Nazi untuk membantai warga Yahudi Eropa. Selama invasi Uni Soviet pada bulan Juni 1941, regu pembunuh keliling tersebut membonceng tentara Jerman yang merangsek masuk ke dalam ke wilayah Soviet, dan melaksanakan operasi pembantaian massal. Ke mana pun regu pembantai keliling ini bergerak, mereka menembaki semua laki-laki, perempuan, dan anak-anak Yahudi, tanpa memandang umur atau jenis kelamin. Regu pembunuh keliling ini telah membantai lebih dari satu juta orang Yahudi dan puluhan ribu pejabat politik Soviet, partisan, dan warga Roma (Gipsi).

    Pembantaian oleh Einsatzgruppen di Eropa timur (perluasan)
  • Pembebasan kamp-kamp utama Nazi, 1944-1945

    Peta

    Saat pasukan Sekutu bergerak ke Eropa dalam rangkaian serangan terhadap Jerman, mereka mulai mendapati dan membebaskan para tahanan kamp konsentrasi. Banyak dari mereka yang berhasil selamat dari mars kematian menuju wilayah bagian dalam Jerman. Tentara Soviet merupakan pasukan pertama yang mendekati sebuah kamp besar Nazi, yang mencapai Majdanek dekat Lublin, Polandia, pada bulan Juli 1944. Dikejutkan oleh gerak maju Soviet yang begitu cepat, pihak Jerman berupaya menghancurkan kamp itu untuk menyembunyikan bukti pembantaian massal. Soviet juga membebaskan kamp-kamp Nazi di Auschwitz, Stutthof, Sachsenhausen, dan Ravensbrueck. Pasukan A.S membebaskan kamp Buchenwald, Dora-Mittelbau, Flossenbuerg, Dachau, dan Mauthausen. Pasukan Inggris membebaskan kamp-kamp konsentrasi di Jerman utara, termasuk Neuengamme dan Bergen-Belsen.

    Tag: kamp-kamp
    Pembebasan kamp-kamp utama Nazi, 1944-1945
  • Pemberontakan ghetto di Warsawa, 1943

    Peta

    Warsawa adalah ibu kota negara Polandia. Sebelum Perang Dunia II, Warsawa merupakan pusat utama kehidupan dan kebudayaan Yahudi di Polandia. Sebelum perang, populasi Yahudi di Warsawa berjumlah lebih dari 350.000 orang, yang merupakan sekitar 30 persen dari jumlah total penduduk kota ini. Komunitas warga Yahudi Warsawa adalah yang terbesar di Eropa dan Polandia, dan merupakan yang kedua terbesar di dunia setelah kota New York. Jerman menduduki Warsawa pada tanggal 29 September 1939. Pada bulan Oktober 1940, Jerman memerintahkan pendirian sebuah ghetto di Warsawa. Semua penduduk Yahudi diperintahkan untuk pindah ke area yang sudah ditetapkan tersebut, yang kemudian dijadikan wilayah terpisah dari kota pada November 1940. Ghetto itu dipisahkan oleh tembok setinggi lebih dari 10 kaki, dilengkapi dengan kawat berduri di bagian atasnya, dan dijaga ketat untuk mencegah pergerakan dari ghetto ke kota Warsawa dan sebaliknya.

    Pemberontakan ghetto di Warsawa, 1943
  • Pemberontakan ghetto Warsawa, 1943

Thank you for supporting our work

We would like to thank Crown Family Philanthropies and the Abe and Ida Cooper Foundation for supporting the ongoing work to create content and resources for the Holocaust Encyclopedia. View the list of all donors.