Category: Oral History

Clear All
  • Henny Fletcher Aronsen menggambarkan kedatangan di kamp Stutthof

    Sejarah Pribadi

    Henny berasal dari keluarga Yahudi kelas menengah-atas yang tinggal di Kovno, Lituania. Dia dan saudara laki-lakinya bersekolah di sekolah swasta. Pada bulan Juni 1940, Soviet menduduki Lituania, tapi tidak ada perubahan berarti sampai datang invasi Jerman pada bulan Juni 1941. Jerman menutup sebuah ghetto di Kovno pada bulan Agustus 1941. Henny dan keluarganya dipaksa pindah ke dalam ghetto tersebut. Henny menikah di dalam ghetto pada bulan November 1943; mas kawinnya adalah satu pon gula. Dia berhasil selamat dari beberapa kali penangkapan yang mengakibatkan beberapa teman dan keluarganya dideportasi. Henny sendiri dideportasi ke kamp konsentrasi Stutthof pada tahun 1944, ketika Jerman membubarkan ghetto Kovno. Dia ditempatkan dalam kelompok pekerja paksa. Jerman memaksa Henny dan tahanan lainnya melakukan mars kematian seiring dengan gerak maju tentara Soviet. Setelah pasukan Soviet membebaskan Henny pada tahun 1945, dia akhirnya berkumpul kembali dengan suaminya lalu pindah ke Amerika Serikat.

    Henny Fletcher Aronsen menggambarkan kedatangan di kamp Stutthof
  • Henry J. Kellermann menceritakan reaksi terdakwa selama proses persidangan Nuremberg

    Sejarah Pribadi

    Henry menerima gelar Doktor Hukum (J.D.) dari Universitas Berlin pada tahun 1937. Dengan disponsori oleh rabi jemaat Ibrani Baltimore, Henry berimigrasi ke Amerika Serikat di tahun yang sama. Pada tahun 1945, Dinas Layanan Strategis (OSS) menugaskannya mempersiapkan berkas kasus pra-peradilan untuk Mahkamah Militer Internasional yang diselenggarakan di Nuremberg, Jerman. Ia menginterogasi sejumlah saksi dan terdakwa. Setelah perang, ia memegang berbagai jabatan diplomatik.

    Henry J. Kellermann menceritakan reaksi terdakwa selama proses persidangan Nuremberg
  • Hessy Levinson Taft menceritakan upaya sang ayah mendapatkan visa bagi keluarganya untuk beremigrasi dari Nice, selatan Prancis

    Sejarah Pribadi

    Saat antisemitisme sebelum perang semakin meningkat, Keluarga Hessy melarikan diri dari Jerman ke Paris, Prancis. Prancis akhirnya jatuh ke tangan tentara Jerman pada Juni 1940. Keluarga Hessy disusupkan ke "zone libre" (zona bebas) di selatan Prancis. Keluarga itu menerima visa AS pada tahun 1941, tetapi tidak dapat keluar sebelum visa berakhir dan tidak dapat memperoleh perpanjangan. Pada tahun 1942, keluarga itu memperoleh visa untuk memasuki Kuba, tempat mereka menetap sebelum beremigrasi ke Amerika Serikat pada tahun 1949.

    Hessy Levinson Taft menceritakan upaya sang ayah mendapatkan visa bagi keluarganya untuk beremigrasi dari Nice, selatan Prancis
  • Hessy Levinsons Taft menceritakan pelarian keluarganya dari wilayah pendudukan Prancis ke "zone libre" (zona bebas) di selatan Prancis

    Sejarah Pribadi

    Saat antisemitisme sebelum perang semakin intensif, Keluarga Hessy melarikan diri dari Jerman ke Paris, Prancis. Prancis jatuh ke tangan angkatan darat Jerman pada Juni 1940. Keluarga Hessy menyusup ke "zone libre" (zona bebas) di selatan Prancis. Keluarga ini menerima visa AS pada tahun 1941, tetapi tidak dapat berangkat sebelum masa berlaku visa berakhir dan tidak bisa memperoleh perpanjangan. Pada tahun 1942, keluarga ini memperoleh visa untuk memasuki Kuba, tempat mereka menetap sebelum berimigrasi ke Amerika Serikat pada tahun 1949.

    Hessy Levinsons Taft menceritakan pelarian keluarganya dari wilayah pendudukan Prancis ke "zone libre" (zona bebas) di selatan Prancis
  • Irene Hizme bercerita tentang eksperimen medis di Auschwitz

    Sejarah Pribadi

    Irene dan saudara kembar laki-lakinya Rene dilahirkan dengan nama Renate dan Rene Guttmann. Keluarga ini pindah ke Praha tidak lama setelah melahirkan anak kembar. Mereka tinggal di kota ini ketika Jerman menduduki Bohemia dan Moravia pada bulan Maret 1939. Beberapa bulan kemudian, beberapa orang Jerman berseragam menahan ayahnya. Beberapa dekade kemudian, Irene dan Rene baru tahu bahwa ayahnya dibunuh dalam kamp Auschwitz pada bulan Desember 1941. Irene, Rene, dan ibu mereka dideportasi ke ghetto Theresienstadt, dan kemudian ke kamp Auschwitz. Di Auschwitz, anak kembar ini lalu dipisah dan dijadikan objek eksperimen medis. Irene dan Rene tetap terpisah untuk beberapa waktu setelah pembebasan mereka dari Auschwitz. Kelompok Penyelamat Anak (Rescue Children) membawa Irene ke Amerika Serikat pada tahun 1947, di mana dia berkumpul kembali dengan Rene pada tahun 1950.

    Tag: Auschwitz
    Irene Hizme bercerita tentang eksperimen medis di Auschwitz
  • Irene Hizme menceritakan kehidupan di sebuah panti asuhan Katolik di Prancis pascaperang

    Sejarah Pribadi

    Irene dan saudara kembar laki-lakinya Rene dilahirkan dengan nama Renate dan Rene Guttmann. Keluarga ini pindah ke Praha tidak lama setelah kelahiran mereka. Mereka tinggal di kota ini ketika Jerman menduduki Bohemia dan Moravia pada bulan Maret 1939. Beberapa bulan setelah itu, tentara Jerman datang menangkap ayah mereka. Beberapa dekade kemudian barulah Irene dan Rene mengetahui bahwa ayah mereka dibunuh di kamp Auschwitz pada bulan Desember 1941. Irene, Rene, dan ibu mereka dideportasi ke ghetto Theresienstadt, dan kemudian ke kamp Auschwitz. Di Auschwitz, anak kembar ini dipisahkan dan dijadikan objek eksperimen medis. Irene dan Rene tetap terpisah selama beberapa waktu setelah pembebasan mereka dari Auschwitz. Irene dikirim ke beberapa panti asuhan di Eropa. Kelompok Penyelamat Anak membawanya ke Amerika Serikat pada tahun 1947, ia dipertemukan kembali dengan Rene pada tahun 1950.

    Irene Hizme menceritakan kehidupan di sebuah panti asuhan Katolik di Prancis pascaperang
  • Irene Hizme dan Rene Slotkin bercerita tentang deportasi ke Auschwitz

    Sejarah Pribadi

    Irene dan saudara kembar laki-lakinya Rene dilahirkan dengan nama Renate dan Rene Guttmann. Keluarga ini pindah ke Praha tidak lama setelah melahirkan anak kembar. Mereka tinggal di kota ini ketika Jerman menduduki Bohemia dan Moravia pada bulan Maret 1939. Beberapa bulan kemudian, beberapa orang Jerman berseragam menahan ayahnya. Beberapa dekade kemudian, Irene dan Rene baru tahu bahwa ayahnya dibunuh dalam kamp Auschwitz pada bulan Desember 1941. Irene, Rene, dan ibu mereka dideportasi ke ghetto Theresienstadt, dan kemudian ke kamp Auschwitz. Di Auschwitz, anak kembar ini lalu dipisah dan dijadikan objek eksperimen medis. Irene dan Rene tetap terpisah untuk beberapa waktu setelah pembebasan mereka dari Auschwitz. Kelompok Penyelamat Anak (Rescue Children) membawa Irene ke Amerika Serikat pada tahun 1947, di mana dia berkumpul kembali dengan Rene pada tahun 1950.

    Irene Hizme dan Rene Slotkin bercerita tentang deportasi ke Auschwitz
  • Veteran AS James Rose menceritakan kesan-kesannya mengenai Dachau saat pembebasan

    Sejarah Pribadi

    James A. Rose, dari Toledo, Ohio, tergabung dalam Divisi Angkatan ke-42 (Rainbow).

    Veteran AS James Rose menceritakan kesan-kesannya mengenai Dachau saat pembebasan
  • Jerry von Halle menggambarkan larangan-larangan bagi orang Yahudi di Amsterdam

    Sejarah Pribadi

    Pada tahun 1933, keluarga Jerry pindah dari Hamburg ke Amsterdam. Jerman menginvasi Belanda pada tahun 1940. Pada tahun 1941, saudara laki-laki Jerry tewas di Mauthausen. Jerry dan orang tuanya awalnya bersembunyi di Amsterdam, dan kemudian di sebuah rumah petani di selatan. Gestapo (Kepolisian Rahasia Negara Jerman) menangkap ayah Jerry pada tahun 1942, tetapi Jerry dan ibunya berhasil kembali ke tempat persembunyian pertama mereka. Mereka dibebaskan di Amsterdam oleh pasukan Kanada dan Brigade Yahudi.

    Jerry von Halle menggambarkan larangan-larangan bagi orang Yahudi di Amsterdam
  • Jerry von Halle bercerita tentang persembunyian di Amsterdam

    Sejarah Pribadi

    Pada tahun 1933, keluarga Jerry pindah dari Hamburg ke Amsterdam. Jerman menginvasi Belanda pada tahun 1940. Pada tahun 1941, saudara laki-laki Jerry tewas di Mauthausen. Jerry dan orangtuanya awalnya bersembunyi di Amsterdam, kemudian di sebuah rumah petani di selatan. Gestapo (Kepolisian Rahasia Negara Jerman) menangkap ayah Jerry pada tahun 1942, tapi Jerry dan ibunya berhasil kembali ke tempat persembunyian mereka yang pertama. Mereka dibebaskan di Amsterdam oleh pasukan Kanada dan Brigade Yahudi.

    Jerry von Halle bercerita tentang persembunyian di Amsterdam

Thank you for supporting our work

We would like to thank Crown Family Philanthropies and the Abe and Ida Cooper Foundation for supporting the ongoing work to create content and resources for the Holocaust Encyclopedia. View the list of all donors.