Telusuri sesuai abjad daftar foto. Gambar-gambar historis ini menggambarkan orang, tempat dan peristiwa sebelum, selama dan setelah Perang Dunia II dan Holocaust.
<< Sebelumnya | Menampilkan hasil 176-193 dari 194 untuk "Foto" | Berikutnya >>
Potret Janusz Korczak, seorang dokter dan penulis Yahudi Polandia yang mengelola panti asuhan Yahudi di Warsawa, sekitar 1930.
Potret keluarga Weidenfeld yang mengenakan lencana Yahudi di ghetto Czernowitz (Cernauti) tak lama sebelum pendeportasian mereka ke Transnistria. Dari kiri ke kanan pada foto adalah Yetty, Meshulem-Ber, Sallie, dan Simche Weidenfeld. Cernauti, Rumania, Oktober 1941.
Potret Władysław Bartoszewski, Polandia, tanggal tidak diketahui. Władysław Bartoszewski (1922–2015) merupakan ko-pendiri dan anggota Dewan Bantuan untuk Orang Yahudi, dengan nama sandi “Żegota.” Żegota adalah organisasi rahasia untuk menyelamatkan orang-orang Polandia dan Yahudi di wilayah pendudukan Jerman di Polandia. Dengan dukungan dari pemerintah Polandia di pengasingan, Żegota mengoordinasikan upaya penyelamatan orang-orang Yahudi dari persekusi dan pembantaian oleh Nazi. Organisasi…
Potret pasca perang Alexander Bielski, seorang anggota pendiri dari kelompok partisan Bielski. 1945-1948.
Potret pasca perang Piotr Kolenda. Ia merupakan tuan tanah dari Nowogrodek yang mengenal keluarga Dzienciolski dan Bielski sebelum perang. Selama perang ia membantu menyembunyikan para perempuan sebelum mereka dapat pergi ke hutan dengan aman dan terus membantu para anggota kelompok Bielski saat mereka di hutan.
Potret pernikahan mantan partisan Bielski, Berl Kagan. Emden, Jerman, 3 April 1948.
Potret pra-perang Ala Gartner, yang di kemudian hari dipenjara di kamp Auschwitz. Ia ikut serta dalam gerakan perlawanan kamp dan digantung atas perannya dalam menyelundupkan bubuk mesiu yang menghancurkan Krematorium 4 di Auschwitz. Bedzin, Polandia, 1930an.
Potret sekelompok gadis Jerman yang berpose di luar gedung sekolah di depan bendera Nazi. Di foto tersebut terdapat Lilli Eckstein, enam bulan sebelum ia dikeluarkan dari sekolah karena ia seorang Yahudi. Heldenbergen, Jerman, 1935.
Potret Szeina Katzenelenboigen, aktris Yahudi dan pemilik hotel di Eyshishok. Szeina fasih berbicara dalam lima bahasa dan membantu mendirikan perpustakaan di komunitas. Foto diambil di Bialystok, Polandia. Ketika pasukan Jerman menduduki Eyshishok pada Juni 1941, mereka mengambil alih hotel Szeina dan menggunakannya sebagai markas lokal. Einsatzkommando 3 Jerman dan pasukan tambahan Lituania di kemudian hari membunuh Szeina saat pembantaian September 1941.
Potret Willem Arondeus pada 1915. Selama Perang Dunia II, Arondeus, seorang anggota perlawanan Belanda yang gay, ikut serta dalam serangan ke kantor Pendaftaran Penduduk Amsterdam. Kelompoknya membakar beberapa ribu berkas dalam upaya untuk menghancurkan catatan pemerintah tentang orang Yahudi dan orang lain yang dicari oleh Nazi. Segera setelah serangan itu, unitnya dikhianati. Nazi menangkap dan mengeksekusi Arondeus pada 1943. Blaricum, Belanda, 1915.
Profesor Raphael Lemkin, kiri, dan Ricardo Alfaro dari Panama (ketua Komite Hukum Majelis) tengah berbincang sebelum rapat pleno Majelis Umum di mana Konvensi Pencegahan dan Penghukuman Kejahatan Genosida disetujui.
Propaganda Antisemit. Amerika Serikat, tanggal tidak jelas.
Propaganda Nazi kerap menggambarkan keterlibatan kaum Yahudi dalam konspirasi yang memicu perang. Di sini, seorang Yahudi yang mendapat stereotipe tersebut bersekongkol di balik layar untuk mengendalikan Blok Sekutu, yang ditunjukkan dengan bendera Inggris, Amerika Serikat, dan Soviet. Keterangan teks berbunyi, "Di balik kekuatan musuh: Yahudi." Sekitar tahun 1942.
Protokol edisi Suriah tahun 2005 ini mengklaim bahwa serangan teroris pada 11 September 2001, diatur oleh konspirasi Zionis. Bab akhir meramalkan kehancuran Negara Israel pada akhirnya. Diterbitkan di Damaskus, Suriah, 2005. Hadiah dari Kedutaan Besar Israel.
Publikasi isolasionisme Antisemit. Amerika Serikat, tanggal tidak jelas.
Gambar publikasi Jerman tentang pendudukan Rhineland (1918–1930), sebuah wilayah di Jerman bagian barat, dan anak-anak multiras yang lahir dari ibu kulit putih Jerman dan tentara kulit hitam di sana. Publikasi tertanggal 1936–1939.
Reruntuhan sebuah bangunan di ghetto Kovno yang dihancurkan ketika Jerman berusaha memaksa orang-orang Yahudi keluar dari persembunyian saat penghancuran terakhir ghetto tersebut. Difoto oleh George Kadish. Kovno, Lituania, Agustus 1944.
We would like to thank Crown Family Philanthropies, Abe and Ida Cooper Foundation, the Claims Conference, EVZ, and BMF for supporting the ongoing work to create content and resources for the Holocaust Encyclopedia. View the list of donor acknowledgement.