Category: Oral History

Clear All
  • Abraham Bomba menggambarkan operasi pembantaian dengan gas di Treblinka

    Sejarah Pribadi

    Abraham dibesarkan di Czestochowa, Polandia, dan bekerja sebagai tukang cukur. Dia dan keluarganya dideportasi dari ghetto Czestochowa ke kamp pembantaian Treblinka pada tahun 1942. Di Treblinka, Abraham dipilih untuk menjadi pekerja paksa. Dia dipaksa mencukur rambut para wanita sebelum mereka dibantai dengan gas, dan dia menyortir kiriman pakaian yang datang. Abraham melarikan diri dari kamp tersebut pada tahun 1943 dan kembali ke Czestochowa. Dia bekerja di dalam kamp pekerja dari bulan Juni 1943 sampai datang pembebasan oleh pasukan Soviet pada tahun 1945.

    Abraham Bomba menggambarkan operasi pembantaian dengan gas di Treblinka
  • Abraham Bomba menggambarkan pemangkasan rambut wanita sebelum mereka dibantai dengan gas di Treblinka

    Sejarah Pribadi

    Abraham dibesarkan di Czestochowa, Polandia, dan bekerja sebagai tukang cukur. Dia dan keluarganya dideportasi dari ghetto Czestochowa ke kamp pembantaian Treblinka pada tahun 1942. Di Treblinka, Abraham dijadikan pekerja paksa. Dia dipaksa mencukur rambut para wanita sebelum mereka dibantai dengan gas, serta diharuskan menyortir kiriman pakaian yang datang. Abraham melarikan diri dari kamp pada tahun 1943 dan kembali ke Czestochowa. Dia bekerja di dalam kamp pekerja dari bulan Juni 1943 sampai datang pembebasan oleh pasukan Soviet pada tahun 1945.

    Abraham Bomba menggambarkan pemangkasan rambut wanita sebelum mereka dibantai dengan gas di Treblinka
  • Abraham Bomba menggambarkan tentang kamar-kamar gas Treblinka

    Sejarah Pribadi

    Abraham dibesarkan di Czestochowa, Polandia, dan bekerja sebagai tukang cukur. Dia dan keluarganya dideportasi dari ghetto Czestochowa ke kamp pembantaian Treblinka pada tahun 1942. Di Treblinka, Abraham dijadikan pekerja paksa. Dia dipaksa mencukur rambut para wanita sebelum mereka dibantai dengan gas, serta diharuskan menyortir kiriman pakaian yang datang. Abraham melarikan diri dari kamp pada tahun 1943 dan kembali ke Czestochowa. Dia bekerja di dalam kamp pekerja dari bulan Juni 1943 sampai datang pembebasan oleh pasukan Soviet pada tahun 1945.

    Abraham Bomba menggambarkan tentang kamar-kamar gas Treblinka
  • Abraham Klausner menceritakan upaya pascaperang untuk menyatukan kembali para korban yang selamat

    Sejarah Pribadi

    Rabi Abraham Klausner merupakan pendeta militer di Angkatan Darat AS. Ia tiba di kamp konsentrasi Dachau pada bulan Mei 1945. Ia bertugas di unit rumah sakit evakuasi ke-116 dan bekerja selama sekitar lima tahun di kamp-kamp pengungsi, membantu orang Yahudi yang selamat.

    Abraham Klausner menceritakan upaya pascaperang untuk menyatukan kembali para korban yang selamat
  • Abraham Lewent menceritakan pengalaman kerja paksa di Warsawa dan meningkatnya antisemitisme di Polandia

    Sejarah Pribadi

    Seperti keluarga Yahudi lainnya, keluarga Lewent juga ditahan di ghetto Warsawa. Pada tahun 1942, saat Abraham bersembunyi di kolong, tentara Jerman menciduk ibu dan saudara perempuannya dalam sebuah razia. Mereka pun akhirnya tewas. Ia dipekerjakan sebagai pekerja paksa di area yang tidak begitu jauh, namun melarikan diri untuk kembali ke tempat ayahnya di ghetto. Pada tahun 1943, mereka berdua dideportasi ke Majdanek, tempat di mana ayah Abraham kemudian tewas. Abraham kemudian dikirim ke Skarzysko, Buchenwald, Schlieben, Bisingen, dan Dachau. Pasukan AS membebaskan Abraham saat Jerman mengevakuasi para tahanan.

    Abraham Lewent menceritakan pengalaman kerja paksa di Warsawa dan meningkatnya antisemitisme di Polandia
  • Abraham Lewent menceritakan saat-saat setelah pembebasannya dari mars kematian dari kamp Dachau

    Sejarah Pribadi

    Seperti kebanyakan orang Yahudi lainnya, keluarga Lewent juga ditahan di ghetto Warsawa. Pada tahun 1942, saat Abraham bersembunyi di kolong, tentara Jerman menciduk ibu dan saudara perempuannya dalam sebuah razia. Mereka pun akhirnya tewas. Ia dipekerjakan sebagai pekerja paksa di area yang tidak begitu jauh, namun ia kemudian melarikan diri untuk kembali ke tempat ayahnya di dalam ghetto. Pada tahun 1943, mereka berdua dideportasi ke Majdanek, tempat di mana ayah Abraham akhirnya tewas. Abraham kemudian dikirim ke Skarzysko, Buchenwald, Schlieben, Bisingen, dan Dachau. Pasukan AS membebaskan Abraham saat Jerman mengevakuasi para tahanan.

    Abraham Lewent menceritakan saat-saat setelah pembebasannya dari mars kematian dari kamp Dachau
  • Abraham Lewent menggambarkan kondisi kelaparan dan kematian di dalam ghetto Warsawa

    Sejarah Pribadi

    Seperti orang Yahudi lainnya, keluarga Lewent juga ditahan di ghetto Warsawa. Pada tahun 1942, saat Abraham bersembunyi di kolong bawah lantai, tentara Jerman membawa ibu dan saudara perempuannya dalam suatu razia. Mereka pun tewas. Dia dipekerjakan sebagai buruh kerja paksa di pabrik terdekat, tetapi kemudian melarikan diri untuk kembali ke ayahnya di dalam ghetto. Pada tahun 1943, mereka berdua dideportasi ke Majdanek, di mana ayah Abraham meninggal dunia. Abraham kemudian dikirim ke Skarzysko, Buchenwald, Schlieben, Bisingen, dan Dachau. Pasukan A.S. kemudian membebaskan Abraham ketika Jerman mengevakuasi para tahanan.

    Tag: Ghetto
    Abraham Lewent menggambarkan kondisi kelaparan dan kematian di dalam ghetto Warsawa
  • Agnes Mandl Adachi Agnes menceritakan aktivitas penyelamatan di tepi Sungai Danube dan peran Raoul Wallenberg

    Sejarah Pribadi

    Agnes tinggal di Swiss pada tahun 1939 untuk belajar bahasa Prancis. Dia kembali ke Budapest pada tahun 1940. Setelah Jerman menduduki Hongaria pada tahun 1944, Agnes mengungsi di kedutaan besar Swedia. Dia kemudian mulai bekerja untuk diplomat Swedia Raoul Wallenberg yang berupaya menyelamatkan warga Yahudi Budapest, termasuk dengan membagi-bagikan kartu perlindungan (Schutzpaesse). Ketika Soviet memasuki Budapest, Agnes memutuskan untuk pergi ke Rumania. Setelah perang usai, dia pergi ke Swedia dan Australia sebelum akhirnya pindah ke A.S.

    Agnes Mandl Adachi Agnes menceritakan aktivitas penyelamatan di tepi Sungai Danube dan peran Raoul Wallenberg
  • Alan Zimm menceritakan pembebasan dari Bergen-Belsen

    Sejarah Pribadi

    Tentara Jerman menduduki Kolo pada tahun 1939. Pada tahun 1942, Alan dideportasi ke ghetto Lodz di mana ia bekerja di bagian pendistribusian makanan. Ia mengambil makanan setiap hari untuk diberikan ke Mordechai Chaim Rumkowski, Ketua Dewan Yahudi. Pada tahun 1944 Alan dipaksa untuk membongkar muatan kereta api berisikan batubara dan amunisi di Czestochowa. Di tahun 1945 ia dikirim ke kamp Dora-Mittelbau. Saat tentara Soviet merangsek maju, para tawanan dipindahkan ke Bergen-Belsen, di mana pasukan Inggris membebaskan mereka pada bulan April.

    Alan Zimm menceritakan pembebasan dari Bergen-Belsen
  • Alice Lok Cahana menceritakan kedatangan di Bergen-Belsen

    Sejarah Pribadi

    Jerman menduduki Hongaria pada tahun 1944. Alice dideportasi ke Auschwitz pada tahun yang sama. Pada suatu ketika dia dipilih untuk dimasukkan ke kamar gas, namun selamat berkat gangguan fungsi. Saat pasukan Sekutu mendekati kamp, Alice dan tawanan lainnya dievakuasi ke kamp pekerja Guben. Alice, saudara perempuannya, dan seorang gadis lain melarikan diri saat mars paksa dari kamp tersebut namun diketemukan dan dikirim ke Bergen-Belsen. Saudara perempuan Alice dibawa ke rumah sakit Palang Merah, namun Alice tidak pernah melihatnya lagi. Setelah perang, Alice berimigrasi ke A.S.

    Alice Lok Cahana menceritakan kedatangan di Bergen-Belsen

Thank you for supporting our work

We would like to thank Crown Family Philanthropies and the Abe and Ida Cooper Foundation for supporting the ongoing work to create content and resources for the Holocaust Encyclopedia. View the list of all donors.