Telusuri sesuai abjad daftar artikel tentang Holocaust dan Perang Dunia II. Pelajari lebih lanjut tentang topik-topik seperti Nazi naik ke tampuk kekuasaan, bagaimana dan mengapa Holocaust terjadi, kehidupan di kamp dan ghetto Nazi serta pengadilan pascaperang.
<< Sebelumnya | Menampilkan hasil 51-60 dari 286 untuk "Artikel" | Berikutnya >>
Deportasi Pada bulan-bulan setelah diselenggarakannya Konferensi Wannsee, rezim Nazi ajek melaksanakan rencana "Solusi Akhir" mereka. Kaum Yahudi "dideportasi" -- diangkut dengan kereta api atau truk ke enam kamp, yang semuanya berlokasi di wilayah pendudukan Polandia: Chelmno, Treblinka, Sobibor, Belzec, Auschwitz-Birkenau, dan Majdanek-Lublin.Nazi menyebut keenam kamp tersebut sebagai "kamp pemusnahan." Sebagian besar mereka yang dideportasi dibunuh seketika dalam kelompok-kelompok besar dengan…
Pada 1941, pimpinan Nazi memutuskan menerapkan “Solusi Akhir, yakni pembantaian massal sistematis terhadap kaum Yahudi Eropa. Tidak seperti kamp-kamp konsentrasi yang utamanya berfungsi sebagai pusat penahanan dan kerja paksa, pusat pembantaian (umumnya disebut sebagai “kamp pemusnahan” atau “kamp kematian”) merupakan tempat yang khusus difokuskan untuk pembantaian massal kaum Yahudi sebagai bagian dari "Solusi Akhir."
Pada musim gugur tahun 1940, otoritas Jerman memaksa ratusan ribu orang Yahudi masuk ke dalam Ghetto Warsawa. Pada puncaknya, lebih dari 400.000 orang Yahudi tinggal di dalam ghetto tersebut. Di sini, Jerman memaksa mereka hidup dalam kondisi yang sangat mengenaskan dan sangat buruk. Hingga Mei 1943, otoritas Jerman telah mendeportasi lebih dari 275.000 orang Yahudi untuk dibantai di pusat pembantaian Treblinka. Mereka juga mendeportasi puluhan ribu orang lainnya ke kamp-kamp konsentrasi.
Dewan Pengungsi Perang Amerika Serikat berupaya menyelamatkan kaum Yahudi dari Holocaust setelah perang telah berlangsung cukup lama. Pada bulan Januari 1944, Sekretaris Keuangan, Henry Morgenthau, Jr., membujuk Presiden Franklin D. Roosevelt untuk membentuk Dewan Pengungsi Perang.Walaupun laporan-laporan terverifikasi tentang pembunuhan massal kaum Yahudi telah diterima Departemen Luar Negeri AS pada tahun 1942, kalangan pejabat bergeming. Selama perang, Departemen Luar Negeri berkukuh bahwa cara terbaik…
Di Pusat Pembantaian Setelah kereta api deportasi tiba di pusat-pusat pembantaian, para pengawal memerintah mereka yang dideportasi untuk keluar dan berbaris. Para korban lantas menjalani proses penyeleksian. Laki-laki dipisahkan dari perempuan dan anak-anak. Nazi, biasanya seorang dokter SS, menatap sekilas setiap orang untuk menetapkan apakah dia cukup sehat dan kuat untuk kerja paksa. Perwira SS tersebut lantas menunjuk ke kiri atau ke kanan; para korban tidak tahu bahwa mereka sedang diseleksi untuk…
Einsatzgruppen (regu tugas, grup aksi khusus) adalah unit Polisi Keamanan dan SD (dinas intelijen SS) yang membonceng tentara Jerman saat menginvasi dan menduduki negara-negara di Eropa. Sering disebut sebagai “regu pembunuh keliling,” mereka sangat dikenal atas perannya dalam pembantaian secara sistematis terhadap kaum Yahudi dalam operasi-operasi penembakan massal di wilayah Soviet.
Einsatzgruppen (unit pembunuh keliling) adalah regu yang terutama terdiri atas personel SS dan polisi Jerman. Selama invasi Uni Soviet pada bulan Juni 1941, Einsatzgruppen membonceng tentara Jerman yang masuk kian dalam ke kawasan Soviet. Einsatzgruppen, yang sering mendapat dukungan dari polisi dan penduduk sipil setempat, melakukan operasi pembunuhan massal. Korbannya meliputi Yahudi, orang Roma (Gipsi), pejabat negara Soviet dan petinggi partai Komunis Soviet. Einsatzgruppen juga membantai ribuan…
Elie Wiesel. Penyintas Auschwitz. Penulis Night. Aktivis hak asasi manusia. Wiesel mengabdikan hidupnya untuk mengedukasi dunia tentang Holocaust. Dia dianugerahi Hadiah Nobel Perdamaian pada 1986.
Emanuel Ringelblum sebelum Perang Dunia IIRingelblum lahir di kota Buczacz pada 21 November 1900. Pada saat kelahirannya, Buczacz berada di bawah Kekaisaran Austria-Hungaria (selama masa antarperang, Buczacz berada di Polandia; kini Buchach berada di Ukraina). Ia menerima gelar doktor dalam bidang sejarah di Universitas Warsawa pada 1927. Di Warsawa, ia bertemu dengan istrinya, Yehudis Herman. Mereka memiliki seorang anak laki-laki bernama Uri pada 1930.Sejak muda Emanuel Ringelblum sudah bergabung dengan…
Saat terkurung di ghetto Kovno, beberapa seniman menggambar dan melukis potret dan pemandangan. Mereka bahkan diharuskan membuat salinan seni mahakarya untuk para pengawas Jerman dan pihak lain yang ditugaskan di Kovno. Di samping itu, mereka diam-diam merekam suasana kekerasan dan deportasi, termasuk di antaranya seniman Esther Lurie.
We would like to thank Crown Family Philanthropies, Abe and Ida Cooper Foundation, the Claims Conference, EVZ, and BMF for supporting the ongoing work to create content and resources for the Holocaust Encyclopedia. View the list of donor acknowledgement.