Telusuri sesuai abjad daftar artikel tentang Holocaust dan Perang Dunia II. Pelajari lebih lanjut tentang topik-topik seperti Nazi naik ke tampuk kekuasaan, bagaimana dan mengapa Holocaust terjadi, kehidupan di kamp dan ghetto Nazi serta pengadilan pascaperang.
<< Sebelumnya | Menampilkan hasil 101-148 dari 286 untuk "Artikel" | Berikutnya >>
Partai Nazi adalah salah satu dari sejumlah kelompok politik ekstremis sayap kanan yang muncul di Jerman setelah Perang Dunia I. Dimulai dengan munculnya Depresi Besar, partai ini dengan cepat bangkit dari yang tadinya tidak dikenal menjadi berpengaruh secara politis dengan menjadi partai terbesar di parlemen Jerman pada 1932.
Kebijakan penenangan merupakan sebuah strategi diplomatik, yang melibatkan pemberian konsesi kepada kekuatan asing yang agresif dengan tujuan menghindari perang. Strategi ini paling sering dikaitkan dengan Perdana Menteri Inggris Neville Chamberlain, yang menjabat dari tahun 1937 hingga 1940. Pada tahun 1930-an, pemerintah Inggris mengambil kebijakan penenangan terhadap Jerman Nazi. Dewasa ini, banyak yang melihat kebijakan penenangan ini sebagai suatu kegagalan karena tidak berhasil mencegah meletusnya…
Kehidupan di Ghetto Kehidupan di ghetto sering kali tak tertahankan. Kondisi penuh-sesak bukanlah hal yang aneh. Satu tempat tinggal bisa dihuni oleh beberapa keluarga. Perledingan rusak, dan orang-orang pun membuang kotorannya ke jalan-jalan bersama sampah. Penyakit menular menyebar dengan sangat cepat di perumahan yang sedemikian padat dan kotor tersebut. Orang-orang selalu merasa lapar. Jerman sengaja berusaha membuat para penghuninya lapar dengan cara hanya mengizinkan mereka membeli roti, kentang,…
Kehidupan Kaum Yahudi di Eropa sebelum Holocaust Ketika Nazi naik ke tampuk kekuasaan di Jerman pada tahun 1933, kaum Yahudi bermukim di tiap negara di Eropa. Total sekitar sembilan juta orang Yahudi bermukim di negara-negara yang akan diduduki Jerman selama Perang Dunia II. Pada akhir perang, dua dari setiap tiga orang Yahudi tersebut tewas, dan kehidupan kaum Yahudi Eropa berubah untuk selamanya.Pada tahun 1933 komunitas terbesar Yahudi terkonsentrasi di timur Eropa, termasuk Polandia, Uni Soviet,…
Setelah penolakan tempat berlindung yang aman di Kuba dan pengabaian permohonan masuk ke Amerika Serikat, para penumpang kapal St. Louis turun di Inggris, Prancis, Belgia, atau Belanda. Nasib para penumpang di masing-masing negara tersebut bergantung pada banyak faktor setelahnya, termasuk geografi dan jalannya perang melawan Jerman.
Otoritas Jerman membutuhkan bantuan negara-negara Sekutu dan kolaborator lokal di wilayah yang mereka duduki untuk menerapkan "Solusi Akhir." Para kolaborator melakukan sejumlah kejahatan paling keji selama era Holocaust.
Para kolaborator melakukan sejumlah kekejaman terburuk pada era Holocaust. Antisemitisme, nasionalisme, kebencian etnis, anti-komunisme, dan oportunisme membuat banyak penduduk dari negara-negara yang diduduki Jerman berkolaborasi dengan rezim Nazi dalam pemusnahan kaum Yahudi Eropa. Rekan Blok Poros Jerman bekerja sama dengan rezim Nazi dengan memberlakukan legislasi anti-Yahudi. Di Hungaria, Slovakia, Kroasia, Bulgaria, dan Vichy Prancis, polisi setempat, militer, dan pejabat lainnya berperan penting…
Konferensi Evian Antara tahun 1933 dan 1941, Nazi berupaya menjadikan negara Jerman judenrein (bersih dari kaum Yahudi) dengan cara mempersulit hidup mereka sedemikian rupa sehingga mereka terpaksa meninggalkan negara tersebut. Hingga tahun 1938, sekitar 150.000 orang Yahudi Jerman, satu di tiap empat orang Yahudi, telah melarikan diri dari Jerman. Akan tetapi, setelah Jerman mencaplok Austria pada bulan Maret 1938, 185.000 orang Yahudi di bawa lagi masuk di bawah pemerintahan Nazi. Banyak orang Yahudi…
Pada tanggal 20 Januari 1942, lima belas petinggi partai Nazi dan para pemimpin dari pemerintahan Jerman berkumpul untuk sebuah pertemuan penting. Mereka bertemu di suatu wilayah makmur di Berlin di sebuah vila di pinggir danau yang bernama Wannsee. Reinhard Heydrich, yang merupakan kepala deputi Kepala SS Heinrich Himmler, menyelenggarakan pertemuan tersebut dalam rangka membahas "solusi akhir terhadap persoalan mengenai kaum Yahudi di Eropa" bersama para pimpinan non-SS dari pemerintahan, termasuk…
Pada tanggal 20 Januari 1942, 15 pejabat tinggi Partai Nazi dan pemerintah Jerman berkumpul di sebuah vila di Wannsee yang terletak di pinggiran Berlin untuk membahas penerapan dari apa yang mereka namakan "Solusi Akhir terhadap Masalah Yahudi." "Solusi Akhir" adalah nama kode untuk pemusnahan fisik yang sistematis dan terencana terhadap kaum Yahudi Eropa. Suatu ketika pada tahun 1941, Adolf Hitler mengesahkan rencana pembantaian massal ini. Jenderal SS Reinhard Heydrich menyelenggarakan Konferensi Wannsee…
Protokol Para Tetua Sion adalah buku antisemit yang digunakan untuk mengobarkan kebencian terhadap orang Yahudi. Buku ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1903. Protokol ini berisi teori konspirasi tentang dugaan kekuatan Yahudi global. Ini adalah publikasi antisemit yang paling tersebar luas pada zaman modern.
Setelah mengalahkan tentara Polandia pada September 1939, pasukan Jerman menindas rakyat Polandia secara keji dengan membantai ribuan warga sipil, menerapkan program kerja paksa besar-besaran, dan merelokasi ratusan ribu warga.
Korban yang Selamat Bagi para korban yang selamat, kembali menjalani kehidupan seperti sebelum Holocaust adalah sesuatu yang mustahil. Masyarakat Yahudi sudah tidak eksis di banyak wilayah Eropa. Ketika orang-orang berusaha kembali pulang ke rumahnya dari kamp atau tempat persembunyian, mereka mendapati bahwa, dalam banyak kasus, rumah-rumah mereka telah dijarah atau diambil alih orang lain.Selain itu, kembali pulang ke rumah adalah cukup berbahaya. Pascaperang, kerusuhan anti-Yahudi pecah di sejumlah…
Kripo Nazi atau Polisi Pidana adalah unit detektif Jerman Nazi yang bertanggung jawab untuk melakukan penyelidikan kejahatan seperti pencurian dan pembunuhan. Unit ini menjadi penegak utama kebijakan ideologi Nazi selama pemerintahan rezim Nazi dan Perang Dunia II. Kripo membantu memersekusi dan membantai orang-orang Yahudi dan Romani. Mereka juga menangkap dan memenjara massal orang-orang yang dikategorikan rezim Nazi sebagai asosial, penjahat profesional, dan homoseksual di kamp-kamp konsentrasi.
Setelah peristiwa Holocaust, sebagian besar penyintas merasa tidak ada lagi masa depan bagi kaum Yahudi di Eropa. Mereka mendambakan tanah air di mana orang Yahudi tidak lagi menjadi kaum minoritas yang rentan. Harapan itu pun terwujud pada 14 Mei 1948, ketika Negara Israel modern didirikan. Orang Yahudi memiliki hubungan historis dan religius dengan Tanah Israel selama ribuan tahun.
Pada 9/10 November 1938, pimpinan Nazi melancarkan serangkaian pogrom terhadap penduduk Yahudi di Jerman dan di wilayah-wilayah yang baru dicaploknya. Peristiwa itu kemudian dikenal dengan istilah Kristallnacht (Malam Kaca Pecah) karena pecahan kaca yang berserakan di jalan-jalan setelah vandalisme dan perusakan terhadap toko-toko milik orang Yahudi, sinagoge, dan rumah-rumah.
Kronologi ini mencantumkan beberapa peristiwa penting dalam evolusi pengingkaran Holocaust.
Tak ada yang bertanya siapa yang Yahudi dan siapa yang bukan. Tak ada yang bertanya dari mana Anda berasal. Tak ada yang bertanya siapa ayah Anda atau apakah Anda sanggup membayar. Mereka menerima kami begitu saja, membawa kami dalam kehangatan, melindungi anak-anak yang acapkali tanpa orang tua mereka lagi – anak-anak yang menangis pada malam hari karena mimpi buruk.– Elizabeth Koenig-Kaufman, seorang bekas pengungsi anak-anak di Le Chambon.Sejak Desember 1940 hingga September 1944, penduduk desa Le…
Lini masa ini mencatat hubungan antara elite militer profesional Jerman dan negara Nazi. Fokus utama lini masa ini adalah pada penerimaan ideologi Nazi oleh para pemimpin militer dan peran mereka dalam melakukan aksi-aksi kejahatan terhadap orang-orang Yahudi, tawanan perang, dan warga sipil tak bersenjata atas nama ideologi tersebut.
LATAR BELAKANGDi mulai pada musim dingin tahun 1942, para pemerintah negara-negara Sekutu mengumumkan niat mereka untuk menghukum para penjahat perang Nazi.Pada 17 Desember 1942, para pemimpin dari Amerika Serikat, Britania Raya, dan Uni Soviet mengeluarkan deklarasi bersama pertamanya yang resmi berfokus pada pembantaian massal terhadap kaum Yahudi Eropa dan bertekad mengadili para pelaku kekerasan terhadap penduduk sipil. Meskipun sejumlah pemimpin politik mengusulkan eksekusi cepat tanpa proses…
Pengadilan terhadap pejabat tinggi Jerman di hadapan Mahkamah Militer Internasional (IMT), yang merupakan pengadilan kejahatan perang pasca perang yang paling terkenal, dibuka secara resmi di Nuremberg, Jerman, pada tanggal 20 November 1945, hanya enam setengah bulan setelah Jerman menyerah. Masing-masing dari keempat negara Sekutu -- Amerika Serikat, Inggris Raya, Uni Soviet, dan Prancis -- menyediakan hakim dan tim penuntut. Peraturan pengadilan ini dihasilkan dari penyesuaian yang apik antara sistem…
"Malam Kaca Pecah" Pada malam 9-10 November 1938, rezim Nazi mengoordinasikan gelombang kekerasan antisemitisme di Jerman Nazi. Peristiwa ini kemudian dikenal dengan nama Kristallnacht atau "Malam Kaca Pecah" yang merujuk kepada pecahan kaca dari etalase toko yang berserakan di jalan-jalan setelah kekerasan.Kekerasan itu terlihat seperti ledakan kemarahan yang tidak direncanakan terhadap kaum Yahudi. Nyatanya, para pemimpin Nazi secara aktif mengoordinasikannya dengan dukungan Adolf Hitler. Pada malam 9…
Mars Kematian Menjelang akhir perang, saat kekuatan militer Jerman mulai kolaps, pasukan angkatan darat Sekutu mulai mendekati kamp-kamp konsentrasi Nazi. Soviet mendekat dari arah timur, sedangkan Inggris, Prancis, dan Amerika dari barat. Jerman dengan kalut mulai memindahkan para tahanan keluar dari kamp-kamp di dekat garis depan dan memanfaatkan tenaga mereka sebagai buruh kerja paksa di kamp-kamp di Jerman. Para tahanan pertama diangkut keluar dengan kereta api, tapi kemudian dengan berjalan kaki…
Pada Januari 1945, Third Reich berada di ambang kekalahan militer. Ketika pasukan Sekutu mendekati kamp-kamp Nazi, SS mengadakan “mars kematian” (evakuasi paksa) atas para tahanan kamp konsentrasi, sebagian alasannya adalah untuk menjaga sejumlah besar tahanan kamp konsentrasi agar tidak jatuh ke tangan Sekutu.
Serangan besar pada musim panas tahun 1944 di Belarusia timur memungkinkan pasukan Soviet menyerbu secara besar-besaran kamp konsentrasi utama Nazi, Lublin/Majdanek, untuk pertama kalinya. Karena Soviet bergerak maju dengan begitu cepatnya, SS tidak punya waktu untuk mengevakuasi kamp. Soviet dan media barat memublikasikan secara luas kekejaman di Majdanek dengan menggunakan foto-foto saat pembebasan dan wawancara dengan tahanan yang selamat. Segera saja setelah itu, kepala SS Heinrich Himmler…
Martin Niemöller (1892–1984) adalah pastor Lutheran terkemuka di Jerman. Pada sekitar 1920-an dan awal 1930-an, ia bersimpati atas banyak ide Nazi dan mendukung gerakan politik sayap kanan radikal. Namun, setelah Adolf Hitler berkuasa pada 1933, Niemöller lantang mengkritik intervensi Hitler di Gereja Protestan. Ia menjalani delapan tahun terakhir dari kekuasaan Nazi, dari 1937 hingga 1945, di beberapa penjara dan kamp konsentrasi Nazi. Niemöller mungkin paling dikenal karena pernyataannya seusai…
Masyarakat Yahudi Masa Praperang di Jerman Kaum Yahudi telah tinggal di Jerman sejak Abad Pertengahan, dan seperti di sebagian besar wilayah Eropa, mereka menghadapi penganiayaan yang terjadi secara luas di sana selama berabad-abad. Baru pada abad ke-19 kaum Yahudi di Jerman diberi hak yang sama seperti orang Kristen Jerman. Pada 1933, ketika Nazi naik ke tampuk kekuasaan, kaum Yahudi Jerman telah terintegrasi dengan baik dan bahkan berasimilasi ke dalam masyarakat Jerman. Kendati telah terintegrasi, kaum…
Mein Kampf (Perjuangan Saya) milik Adolf Hitler adalah naskah Nazi paling terkenal dan paling populer yang pernah diterbitkan.
Kebijakan Nazi berperan besar dalam memfasilitasi pengingkaran Holocaust sekalipun operasi pembantaian itu terkuak di seluruh Eropa yang diduduki Jerman selama Perang Dunia II.Holocaust merupakan rahasia negara di Jerman Nazi. Pemerintah Jerman menuliskannya sesedikit mungkin. Kebanyakan perintah pembantaian bersifat verbal, khususnya di kalangan pimpinan tertinggi. Perintah Hitler untuk membantai Yahudi disampaikan hanya kepada yang perlu mengetahui saja. Pimpinan Nazi secara umum menghindari perencanaan…
Pengadilan kejahatan perang paling terkenal setelah Perang Dunia II adalah pengadilan “besar” atas penjahat perang Jerman yang dilaksanakan di Nuremberg, Jerman. Pejabat terkemuka rezim Nazi diadili di depan Mahkamah Militer Internasional (IMT) di Nuremberg, di hadapan hakim-hakim dari Inggris, Prancis, Uni Soviet, dan Amerika Serikat. IMT mengadili 22 orang Jerman sebagai penjahat besar perang dengan dakwaan telah melakukan konspirasi, kejahatan terhadap perdamaian, kejahatan perang, dan kejahatan…
“Pemuda-pemudi ini masuk organisasi kami di usia 10 tahun, dan sering kali menjadi kesempatan pertama mereka untuk mendapat sedikit kebebasan; setelah empat tahun di Young Folk, mereka melanjutkan ke Pemuda Hitler, di mana kami mendidiknya empat tahun lagi . . . Dan meskipun belum menjadi Sosialis Nasional yang paripurna, mereka akan melanjutkan ke Labor Service dan akan diasah di sana selama enam hingga tujuh bulan . . . Dan apa pun kesadaran kelas atau status sosial yang masih tersisa . . . Wehrmacht…
“Begitu banyak orang yang mengaguminya [Hitler] dengan keyakinan tinggi bahwa dia adalah penolong, penyelamat, dan pemandu mereka keluar dari kesengsaraan yang tak terhingga.”—Louis Solmitz, guru sekolah Hamburg, 1932.Keinginan publik yang kuat akan pemimpin karismatik menjadi lahan subur untuk penggunaan propaganda. Melalui pencitraan publik yang dibangun dengan cermat untuk pemimpin Partai Nazi, Adolf Hitler, selama masa pemerintahan Weimar yang tidak stabil secara politik, Nazi mengeksploitasi…
PEMERINTAH JERMAN DALAM KRISISDari tahun 1919 hingga 1932, serangkaian pemerintahan koalisi telah memimpin Jerman, salah satu periode yang dalam sejarah Jerman disebut dengan nama Weimar Republic. Selama masa ini, tidak ada satu partai politik pun yang bisa memiliki kursi mayoritas di parlemen. Perselisihan seputar kebijakan ekonomi serta polarisasi politik yang semakin meruncing antara partai Kiri dan Kanan mencegah terbentuknya koalisi yang efektif. Malahan, setelah bulan Juni 1930, pergantian kanselir…
“Kami memberi Nazi apa yang tidak mereka berikan kepada lawan mereka… perlindungan hukum.” —Mantan Menteri Perang AS Henry Stimson, menggambarkan Pengadilan Militer Internasional yang digelar di Nuremberg, JermanBenarkah ada kaitan langsung antara kata dan perbuatan? Dapatkah kata-kata dan gambar mengilhami orang untuk melakukan genosida? Ketika perang di Eropa berakhir pada bulan Mei 1945, Sekutu menghadapi tugas yang menakutkan, yaitu mereformasi masyarakat Jerman dan mendidik kembali penduduknya…
Nazi Jerman melakukan pembantaian massal dalam skala yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Nazi, sekutu dan antek-anteknya membantai sebanyak enam juta orang Yahudi.Genosida sistematis yang disponsori negara ini kini dikenal sebagai Holocaust. Nazi, sekutu dan antek-anteknya juga melakukan aksi kebiadaban massal lainnya. Mereka menganiaya dan membantai jutaan orang non-Yahudi selama Perang Dunia II.
“Saya menjadi anggota Sosialis Nasional karena gagasan Komunitas Nasional menggugah saya. Yang tidak pernah saya sadari adalah besarnya jumlah warga Jerman yang dianggap tidak berharga untuk menjadi bagian dari komunitas ini.” –Memoar pasca-perang seorang perempuan Jerman yang aktif dalam program kepemudaan NaziSalah satu faktor krusial dalam pembentukan kelompok yang padu adalah menentukan siapa yang akan dikucilkan dari keanggotaan. Penyebar propaganda Nazi berkontribusi terhadap kebijakan rezim…
“Akal sehat tidak bisa memahami bahwa pembinasaan terhadap puluhan bahkan ratusan ribu orang Yahudi adalah tindakan yang bisa dilakukan,”—Yitzhak Zuckerman, salah seorang pemimpin perlawanan Yahudi di WarsawaPropaganda menjadi alat penting untuk memenangkan dukungan mayoritas masyarakat Jerman yang sebelumnya tidak sejalan dengan Adolf Hitler dan untuk memaksakan program radikal Nazi yang memerlukan persetujuan mutlak, dukungan, atau partisipasi dari berbagai lapisan masyarakat. Selain penggunaan…
Pada tahun 1939, pemerintah Jerman menyensus semua orang yang tinggal di Jerman. Pencacah sensus mencatat umur, jenis kelamin, tempat tinggal, pekerjaan, agama, dan status perkawinan setiap orang, dan untuk pertama kalinya, mereka juga mencatat ras seseorang yang ditelusuri lewat kakek nenek orang yang bersangkutan. Keterangan tersebut lantas dimasukkan ke dalam kartu-kartu bersandi oleh ribuan klerek.Kartu-kartu tersebut lantas disortir dan dihitung oleh mesin Hollerith, versi awal dari komputer modern.…
Ratusan ribu orang Yahudi di Jerman berusaha meninggalkan Reich Ketiga (1933–1945) untuk melarikan diri dari persekusi. Kebijakan antisemitisme dan kekerasan oleh Nazi mendorong orang-orang Yahudi di Jerman untuk mencari keselamatan di luar negeri. Untuk dapat keluar, orang Yahudi di Jerman harus mendapatkan tiket perjalanan dan visa. Bagi mereka yang usahanya gagal untuk beremigrasi sebelum Oktober 1941, konsekuensinya sering kali mematikan.
Dalam buku hariannya (14 April 1943) selama perang tentang hilangnya independensi pers, Joseph Goebbels, seorang wartawan pada satu masa, menulis: “Setiap orang yang masih memiliki sisa-sisa kehormatan pasti akan sedapat mungkin menghindari profesi wartawan.”Saat Hitler mulai berkuasa tahun 1933, Jerman memiliki infrastruktur komunikasi yang sangat tertata. Lebih dari 4.700 surat kabar harian dan mingguan diterbitkan setiap tahun di Jerman, lebih banyak daripada di negara industri mana pun, dengan…
Dr. Mohamed Helmy, seorang dokter Mesir yang tinggal di Berlin, dan Frieda Szturmann, seorang perempuan Jerman setempat, bekerja sama di jantung negara Jerman Nazi untuk membantu menyelamatkan sebuah keluarga Yahudi. Dr. Helmy merupakan orang Arab pertama yang diberi gelar kehormatan Orang Baik dari Berbagai Bangsa atau Righteous Among the Nations.
Meskipun Yahudi menjadi target utamanya, Nazi dan kolaboratornya juga menindas kelompok lainnya atas dasar ras atau ideologi. Di antara korban awal diskriminasi Nazi di Jerman ini adalah para lawan politik -- terutama kelompok Komunis, Sosialis, Sosial Demokrat, dan pimpinan syarikat dagang. Nazi juga menindas penulis dan seniman yang karya-karyanya dianggap subversif atau mereka yang beragama Yahudi, dengan menangkap mereka, membatasi kegiatan ekonominya, dan memberlakukan bentuk diskriminasi lainnya.…
Nazi Jerman menganiaya, menyiksa, dan membantai jutaan orang atas nama ideologi Nazi. Dalam beberapa kasus, mereka melakukannya dengan bantuan dan dukungan dari sekutu dan kaki tangannya.
"Musuh-musuh Negara" Meski kaum Yahudi merupakan sasaran utama kebencian Nazi, mereka bukan satu-satunya kelompok yang mengalami penindasan. Orang dan kelompok lainnya juga dianggap sebagai "buangan" dan "musuh negara". Setelah suara lawan-lawan politiknya berhasil dibungkam, Nazi mulai meningkatkan teror mereka terhadap "orang-orang luar" lainnya ini.Seperti halnya kaum Yahudi, orang Roma (Gipsi) menjadi sasaran Nazi dan dicap sebagai "non-Arya" dan ras yang "inferior". Orang Roma (Gipsi) sudah ada di…
Setelah penolakan tempat berlindung yang aman di Kuba dan pengabaian permohonan masuk ke Amerika Serikat, para penumpang kapal St. Louis turun di Inggris, Prancis, Belgia, atau Belanda. Nasib para penumpang di masing-masing negara tersebut bergantung pada banyak faktor setelahnya, termasuk geografi dan jalannya perang melawan Jerman.
Negara Polisi SS Regu Perlindungan (Schutzstaffel), atau SS, merupakan alat teror Nazi utama yang mulanya merupakan sebuah satuan pengawal khusus bagi Adolf Hitler dan pemimpin partai lainnya. Para anggota SS yang berseragam hitam itu merupakan suatu kelompok elite berukuran kecil yang anggota-anggotanya juga merangkap sebagai petugas pembantu kepolisian dan, di kemudian hari, menjadi pengawal kamp konsentrasi. SS akhirnya menjadi lebih menonjol daripada Pasukan Tempur (SA) dan, setelah tahun 1934,…
Kamp Ohrdruf adalah subkamp dari kamp konsentrasi Buchenwald, dan kamp Nazi pertama yang dibebaskan oleh pasukan Amerika. Ohrdruf dibangun oleh Nazi pada bulan November 1944 di dekat kota Gotha, Jerman, dan memasok tahanan guna dijadikan pekerja paksa untuk pembangunan rel kereta api. Pada akhir bulan Maret 1945, kamp ini memiliki populasi tahanan sekitar 11.700, tetapi pada awal April, SS mengevakuasi hampir semua tahanan dalam mars kematian ke Buchenwald. Para tahanan yang tersisa banyak yang dibunuh…
FAKTA UTAMA Tahun 2016 menandai peringatan ke-80 Pertandingan Olimpiade 1936 di Berlin, Jerman.Jerman Nazi menggunakan Pertandingan Olimpiade 1936 untuk keperluan propaganda. Nazi mempromosikan sebuah citra Jerman yang baru, kuat dan bersatu seraya menyembunyikan kebijakan antisemitisme dan rasis rezim tersebut serta militerisme Jerman yang terus meningkat.Untuk pertama kalinya dalam sejarah Pertandingan Olimpiade, masyarakat Eropa dan Amerika Serikat menyerukan pemboikotan terhadap Olimpiade karena…
We would like to thank Crown Family Philanthropies, Abe and Ida Cooper Foundation, the Claims Conference, EVZ, and BMF for supporting the ongoing work to create content and resources for the Holocaust Encyclopedia. View the list of donor acknowledgement.