Telusuri sesuai abjad daftar artikel tentang Holocaust dan Perang Dunia II. Pelajari lebih lanjut tentang topik-topik seperti Nazi naik ke tampuk kekuasaan, bagaimana dan mengapa Holocaust terjadi, kehidupan di kamp dan ghetto Nazi serta pengadilan pascaperang.
<< Sebelumnya | Menampilkan hasil 201-224 dari 286 untuk "Artikel" | Berikutnya >>
Penyangkalan Holocaust dan minimalisasi atau distorsi fakta Holocaust merupakan suatu bentuk antisemitisme.Para penyangkal Holocaust mengabaikan bukti melimpah dari peristiwa tersebut dan bersikeras bahwa Holocaust merupakan sebuah mitos, yang diciptakan oleh pihak Sekutu, komunis Soviet, dan Yahudi untuk kepentingan mereka. Menurut “logika” para penyangkal, pihak Sekutu membutuhkan “mitos Holocaust” untuk menjustifikasi pendudukan mereka atas Jerman pada 1945 dan penindasan "sewenang-wenang"…
Terlepas dari ketidakacuhan sebagian besar warga Eropa dan kolaborasi para pihak lain dalam pembantaian kaum Yahudi selama Holocaust, banyak individu di setiap negara Eropa dan dari berbagai latar belakang keagamaan yang mengorbankan jiwa mereka untuk membantu orang Yahudi. Upaya penyelamatan berkisar dari tindakan secara pribadi hingga jaringan kecil dan besar yang terorganisasi.
Meski kebanyakan negara Eropa bersikap acuh tak acuh, dan sebagian lagi berkolaborasi dalam pembantaian kaum Yahudi selama Holocaust, individu-individu di setiap negara Eropa dan dari semua latar belakang agama mempertaruhkan hidup mereka untuk membantu kaum Yahudi. Upaya penyelamatan berkisar dari aksi individual yang terpisah-pisah hingga jaringan terorganisir baik besar maupun kecil. Pada musim gugur tahun 1943, gerakan perlawanan di Denmark, yang juga diduduki Jerman, menggalang operasi penyelamatan di…
Penyelamatan dan Perlawanan Sejumlah orang Yahudi berhasil selamat dari "Solusi Akhir," rencana Nazi untuk membantai kaum Yahudi di Eropa, dengan cara bersembunyi atau melarikan diri dari wilayah Eropa yang dikuasai Jerman. Sebagian besar orang non-Yahudi tidak membantu atau pun menghalang-halangi "Solusi Akhir" ini. Relatif hanya sedikit yang membantu orang Yahudi melarikan diri. Mereka yang membantu orang Yahudi ini digerakkan oleh penentangan terhadap kebijakan rasialisme Nazi, oleh rasa belas kasihan,…
Penyelamatan di Denmark Kebanyakan orang di wilayah pendudukan Eropa tidak berkolaborasi aktif dalam genosida Nazi. Namun, mereka juga tidak berbuat apa pun untuk membantu kaum Yahudi maupun korban kebijakan Nazi lainnya. Selama Holocaust berlangsung, jutaan orang hanya berdiam diri menyaksikan orang Yahudi, Roma (Gipsi), dan "musuh Reich" lainnya dikumpulkan secara paksa dan dideportasi. Banyak di antara penonton tersebut yang mengatakan kepada diri mereka sendiri bahwa apa yang mereka saksikan itu…
Setelah peristiwa Holocaust, sebagian besar penyintas merasa tidak ada lagi masa depan bagi kaum Yahudi di Eropa. Mereka mendambakan tanah air di mana orang Yahudi tidak lagi menjadi kaum minoritas yang rentan. Harapan itu pun terwujud pada 14 Mei 1948, ketika Negara Israel modern didirikan. Orang Yahudi memiliki hubungan historis dan religius dengan Tanah Israel selama ribuan tahun.
Persekusi terhadap orang Yahudi dan kelompok lain bukan semata akibat tindakan yang dicetuskan Hitler dan para pengikut Nazi fanatik. Pimpinan Nazi membutuhkan bantuan atau kerja sama aktif dari para profesional yang bekerja di berbagai bidang yang kebanyakan bukan kaum Nazi yang benar-benar yakin. Para guru dan profesor universitas terlibat aktif atau berpartisipasi mengusir orang Yahudi dari bidang kerja mereka dan ikut bekerja sama dengan rezim Nazi dalam menerapkan kebijakan rasial.
Persekusi terhadap orang Yahudi dan kelompok lain bukan semata akibat tindakan yang dicetuskan Adolf Hitler dan pengikut Nazi fanatik. Pimpinan Nazi membutuhkan bantuan atau kerja sama aktif dari para profesional yang bekerja di berbagai bidang yang kebanyakan bukan kaum Nazi yang benar-benar yakin. Para profesional medis Jerman memainkan peran sentral dalam membentuk dan menerapkan banyak kebijakan Nazi. Banyak dokter dan perawat mendukung rezim ini, dan banyak yang terlibat dalam kejahatan Nazi.
Persekusi terhadap orang Yahudi dan kelompok lain bukan semata akibat tindakan yang dicetuskan Hitler dan para pengikut Nazi fanatik. Pimpinan Nazi membutuhkan bantuan atau kerja sama aktif dari para profesional yang bekerja di berbagai bidang yang kebanyakan bukan kaum Nazi yang benar-benar yakin. Kepolisian Jerman sangat berperan dalam konsolidasi kekuasaan Nazi dan persekusi serta pembantaian massal terhadap orang Yahudi dan kelompok lainnya.
Persekusi terhadap orang Yahudi dan kelompok lain bukan semata akibat tindakan yang dicetuskan Hitler dan para pengikut Nazi fanatik. Pimpinan Nazi membutuhkan bantuan atau kerja sama aktif dari para profesional yang bekerja di berbagai bidang yang kebanyakan bukan kaum Nazi yang benar-benar yakin. Militer memiliki peran utama dalam konsolidasi kekuasaan Nazi dan persekusi serta pembantaian massal terhadap orang Yahudi dan kelompok lainnya.
Persekusi terhadap orang Yahudi dan kelompok lain bukan semata akibat tindakan yang dicetuskan Hitler dan para pengikut Nazi fanatik. Pimpinan Nazi membutuhkan bantuan atau kerja sama aktif dari para profesional yang bekerja di berbagai bidang yang kebanyakan bukanlah kaum Nazi yang benar-benar yakin. Di antara para profesional ini adalah para pemimpin bisnis.
Persekusi terhadap orang Yahudi dan kelompok lain bukan semata akibat tindakan yang dicetuskan Hitler dan para pengikut Nazi fanatik. Pimpinan Nazi membutuhkan bantuan atau kerja sama aktif dari para profesional yang bekerja di berbagai bidang yang kebanyakan bukanlah kaum Nazi yang benar-benar yakin. Pegawai negeri, mulai dari pejabat pemerintah hingga hakim, membantu menyusun, menerapkan dan menegakkan undang-undang yang bertujuan merampas hak, kehidupan dan aset orang Yahudi.
Persekusi terhadap Yahudi dan kelompok lain bukan semata akibat tindakan yang dicetuskan Hitler dan pengikut fanatik Nazi. Pimpinan Nazi membutuhkan bantuan atau kerja sama aktif dari para profesional yang bekerja di berbagai bidang yang kebanyakan bukan kaum Nazi yang benar-benar yakin. Pimpinan gereja dan anggota elite konservatif lain yang berada dalam posisi memengaruhi opini publik hanya diam saja terkait penganiayaan terhadap orang Yahudi.
Perang Dunia I (1914-18) menandai konflik internasional besar pertama pada abad ke dua puluh. Trauma perang selanjutnya sangat membentuk sikap dan tindakan para pemimpin dan warga biasa selama Holokaus. Dampak Perang Dunia I dan perdamaian yang memecah belah ini masih terasa dalam dekade-dekade berikutnya, yang menyebabkan terjadinya perang dunia kedua dan genosida.
Perang Dunia I menandai konflik internasional besar pertama pada abad kedua puluh. Pembunuhan Habsburg Archduke Franz Ferdinand menjadi pencetus peperangan ini, yang dimulai pada bulan Agustus 1914, dan dilanjutkan dengan beberapa pertempuran lainnya selama empat tahun berikutnya. Selama Perang Dunia I, Entente Powers -- Inggris, Prancis, Serbia, dan Kekaisaran Rusia (selanjutnya Italia, Yunani, Portugis, Rumania, dan Amerika Serikat ikut bergabung) -- bertempur melawan Central Powers -- Jerman dan…
Setelah pengrusakan hebat akibat Perang Dunia I, Negara-negara Barat pemenang perang memberlakukan serangkaian perjanjian yang memberatkan terhadap negara-negara yang kalah. Perjanjian itu semua melucuti negara-negara Blok Sentral (Jerman dan Austria-Hungaria, disusul oleh Turki Ottoman dan Bulgaria) dari wilayahnya yang luas dan membebankan pembayaran reparasi (ganti rugi) yang besar.Tidak pernah sebelumnya kondisi Eropa begitu besar perubahannya. Sebagai akibat langsung dari perang, Jerman,…
Dalam konteks yang lebih luas, Holocaust terjadi pada masa Perang Dunia II. Perang Dunia II adalah konflik terbesar dan paling merusak dalam sejarah. Adolf Hitler dan rezim Nazi memimpikan suatu kekaisaran baru dan besar untuk "ruang hidup" (Lebensraum) orang Jerman di Eropa timur dengan menyingkirkan penduduk yang sudah ada di wilayah itu. Tujuan Nazi adalah memperkuat “ras utama” Jerman. Hal ini berakibat pada persekusi dan pembantaian kaum Yahudi dan banyak lagi kelompok lainnya.
Perang Dunia II di Eropa Selama Perang Dunia II, Jerman menyerbu sebagian besar wilayah Eropa dengan menggunakan taktik baru yang disebut "Blitzkrieg" (perang kilat). Taktik Blitzkrieg mencakup pengerahan pesawat terbang, tank, dan artileri. Pasukan-pasukan ini akan menerobos pertahanan musuh menyusuri front yang sempit. Kekuatan udara menghalangi musuh untuk menutupi celah pertahanan yang lowong. Pasukan Jerman mengepung pasukan lawan dan memaksa mereka untuk menyerah.Dengan menggunakan taktik…
Perang Dunia II mengakibatkan kematian sekitar 55 juta orang di seluruh dunia. Perang ini adalah konflik terbesar dan paling destruktif sepanjang sejarah. Jerman memulai Perang Dunia II dengan menginvasi Polandia pada tanggal 1 September 1939. Inggris dan Prancis meresponsnya dengan menyatakan perang terhadap Jerman. Pasukan Jerman menginvasi Eropa barat pada musim semi tahun 1940. Dengan dukungan dari Jerman, Uni Soviet menduduki negara-negara Baltik pada bulan Juni 1940. Italia, anggota Blok Poros…
Perang Dunia II di kawasan Pasifik berawal setelah Jepang melancarkan serangan mendadak Jepang ke Pearl Harbor pada Desember 1941, yang akhirnya menarik Amerika Serikat masuk ke dalam perang setelah bertahun-tahun menjalankan kebijakan luar negeri yang isolasionis. Amerika Serikat bergabung dengan Britania Raya dan negara-negara sekutu lainnya dalam berbagai medan perang di seluruh dunia. Mereka bertempur melawan blok Poros, yang dipimpin oleh Kekaisaran Jepang, Jerman Nazi, dan Italia Fasis. Peristiwa…
Apa Saja Undang-Undang Ras Nuremberg Itu?Pada 15 September 1935, rezim Nazi mengumumkan dua undang-undang baru:Undang-Undang Kewarganegaraan ReichUndang-Undang Perlindungan Darah Jerman dan Kehormatan JermanKedua undang-undang ini secara informal disebut sebagai Undang-Undang Nuremberg atau Undang-Undang Ras Nuremberg karena diumumkan pertama kalinya pada rapat umum Partai Nazi yang diselenggarakan di kota Nuremberg, Jerman.Mengapa Nazi memberlakukan Undang-Undang Ras Nuremberg?Peraturan Perundang-undangan…
Rezim Nazi sering memperlakukan perempuan, baik Yahudi maupun non-Yahudi, secara brutal, yang kadang-kadang khas sesuai jenis kelamin para korban ini. Kamp individual tertentu dan area tertentu dalam kamp konsentrasi dirancang khusus untuk tawanan perempuan. Pada bulan Mei 1939, SS membuka Ravensbrück, kamp konsentrasi terbesar Nazi yang didirikan untuk perempuan. Lebih dari 100.000 perempuan ditahan di Ravensbrück ketika pasukan Soviet membebaskan kamp itu pada tahun 1945. Perempuan Yahudi yang hamil…
Setelah Perang Dunia I meluluhlantakkan semuanya, kubu pemenang memberlakukan serangkaian perjanjian kepada kubu yang kalah. Di antara perjanjian tersebut adalah Perjanjian Versailles 1919 yang menetapkan bahwa Jerman bertanggung jawab atas pecahnya perang. Jerman bertanggung jawab atas biaya kerusakan material yang sangat besar. Rasa malu akibat kekalahan dan penyelesaian damai tahun 1919 itu memainkan peran penting dalam kebangkitan Nazisme di Jerman dan pecahnya “perang dunia” kedua 20 tahun…
Perlawanan di dalam Jerman Kendati berisiko tinggi ditangkap polisi yang dibantu oleh banyak informan, sejumlah orang dan kelompok berupaya melawan Nazisme bahkan dari dalam Jerman. Kaum sosialis, Komunis, pelaku syarikat dagang, dan lain-lain, secara gelap menulis, mencetak, dan menyebarluaskan tulisan-tulisan anti-Nazi. Banyak di antara para pemberontak ini yang ditangkap dan dipenjara di kamp-kamp konsentrasi.Selama perang ada banyak upaya pembunuhan terhadap Hitler. Menyusul kemenangan penting Soviet…
We would like to thank Crown Family Philanthropies, Abe and Ida Cooper Foundation, the Claims Conference, EVZ, and BMF for supporting the ongoing work to create content and resources for the Holocaust Encyclopedia. View the list of donor acknowledgement.