<p>Gambar bagian dari pagar kawat berduri dan barak di Auschwitz pada saat pembebasan kamp. Auschwitz, Polandia, Januari 1945.</p>

Auschwitz

Auschwitz Auschwitz merupakan kamp terbesar yang pernah didirikan Jerman. Tempat ini merupakan sebuah kompleks dari sejumlah kamp, di antaranya kamp konsentrasi, kamp pembantaian, dan kamp kerja paksa. Lokasinya adalah di dekat Cracow (Krakow), Polandia. Kompleks kamp Auschwitz terdiri dari tiga kamp besar: Auschwitz I, Auschwitz II (Birkenau), dan Auschwitz III (Monowitz). Lebih dari satu juta orang menemui ajal di Auschwitz, sembilan puluh persen dari mereka adalah orang Yahudi. Empat kamar gas terbesar masing-masing dapat menampung 2.000 orang sekali masuk.

Sebuah tanda di atas pintu masuk kamp bertuliskan ARBEIT MACHT FREI, yang berarti "berkarya memberi kebebasan." Dalam kenyataannya, yang benar adalah sebaliknya. Bekerja menjadi bentuk lain genosida yang oleh Nazi diistilahkan sebagai "pembantaian lewat kerja."

Para korban yang selamat dari kematian serta-merta karena dipilih untuk bekerja secara sistematis dirampas identitas pribadinya. Kepala mereka dibotaki dan pada lengan kiri bagian atas mereka ditandai dengan nomor registrasi. Laki-laki dipaksa memakai celana dan atasan bergaris yang compang-camping, sementara perempuan memakai baju kerja. Mereka semua diberi sepatu kerja yang tidak pas, dan terkadang kelom (bakiak). Mereka tidak mempunyai baju ganti dan tidur dengan baju yang mereka pakai untuk bekerja.

Setiap hari merupakan perjuangan untuk bertahan hidup di bawah kondisi yang tak tertahankan. Tahanan dirumahkan dalam barak-barak primitif tanpa jendela dan penyekat untuk menahan panas atau dingin. Tidak ada kamar mandi, hanya sebuah ember. Masing-masing barak mempunyai sekitar 36 tempat tidur susun kayu, dan satu papan kayu dipaksa memuat lima atau enam tahanan. Satu barak menampung sebanyak 500 tahanan.
Tahanan selalu kelaparan. Makanan berupa sup encer yang terbuat dari daging dan sayuran busuk, beberapa ons roti, secuil mentega, teh, atau minuman pahit yang menyerupai kopi. Diare umum terjadi. Tahanan yang menjadi lemah akibat dehidrasi dan kelaparan mudah terserang penyakit-penyakit menular yang menyebar di seluruh kamp.

Sejumlah tahanan bekerja sebagai buruh kerja paksa di dalam kamp, di dapur atau sebagai tukang cukur misalnya. Perempuang sering kali ditugaskan menyortir tumpukan sepatu, pakaian, dan barang-barang tahanan lainnya, yang akan dikirim kembali ke Jerman untuk digunakan di sana. Gudang-gudang penyimpanan di Auschwitz-Birkenau, yang berlokasi tidak jauh dari kedua krematorium, disebut "Kanada," sebab orang-orang Polandia menganggap negara tersebut sebagai tempat dengan kekayaan melimpah. Di Auschwitz, seperti halnya di ratusan kamp lainnya di dalam Reich dan wilayah Eropa yang diduduki di mana Jerman menggunakan buruh kerja paksa, para tahanan juga dipekerjakan di luar kamp, di tambang batu bara dan tempat galian batu, dan pada proyek-proyek konstruksi penggalian terowongan dan kanal. Di bawah pengawasan pengawal bersenjata, mereka membersihkan salju dari jalan dan mengangkat puing-puing dari jalan-jalan dan kota yang terkena serangan udara. Sejumlah besar pekerja paksa kemudian digunakan di pabrik-pabrik pembuat senjata dan barang lainnya yang mendukung upaya perang Jerman. Banyak perusahaan swasta, seperti I.G. Farben dan Bavarian Motor Works (BMW), yang membuat mesin pesawat dan mobil, dengan senang hati mengupayakan penggunaan para tahanan ini sebagai sumber buruh murah.

Melarikan diri dari Auschwitz hampir tidak mungkin. Pagar berkawat duri yang dialiri listrik mengelilingi kamp konsentrasi dan pusat pembantaian. Pengawal, yang dilengkapi senapan mesin dan senapan otomatis, berdiri di banyak menara jaga. Kehidupan para tahanan sepenuhnya diawasi oleh para pengawalnya, yang kapan saja bisa menjatuhkan hukuman sadis terhadap mereka. Para tahanan juga dianiaya oleh sesama tahanan yang dipilih untuk mengawasi yang lainnya dengan imbalan keistimewaan-keistimewaan dari pengawal.

Di Auschwitz dilangsungkan "eksperimen medis" yang sadis. Laki-laki, perempuan, dan anak-anak digunakan sebagai objek percobaan. Dokter SS Dr. Josef Mengele melakukan eksperimen-eksperimen yang menyakitkan dan traumatis pada orang-orang kerdil dan kembar, termasuk anak-anak kecil. Tujuan dari sejumlah eksperimen tersebut adalah untuk mencari pengobatan medis yang lebih baik bagi serdadu dan pilot Jerman. Eksperimen lainnya bertujuan menyempurnakan cara-cara sterilisasi untuk orang-orang yang dianggap inferior oleh Nazi. Banyak orang tewas dalam eksperimen-eksperimen ini. Yang lainnya dibunuh begitu "penelitian" selesai dan organ tubuh mereka diambil untuk penelitian lebih lanjut.

Kebanyakan tahanan di Auschwitz hanya bertahan hidup selama beberapa minggu atau bulan saja. Mereka yang terlalu sakit atau terlalu lemah untuk bekerja diantarkan ke kematiannya di kamar-kamar gas. Sejumlah tahanan memilih bunuh diri dengan melemparkan diri mereka ke pagar beraliran listrik. Lainnya mirip mayat berjalan, remuk jiwa dan raganya. Namun, ada juga tahanan yang bertekad untuk tetap hidup.

TANGGAL-TANGGAL PENTING

20 MEI 1940
KAMP AUSCHWITZ I DIBUKA
Auschwitz I, kamp utama di dalam kompleks kamp Auschwitz, merupakan kamp pertama yang didirikan di dekat Oswiecim. Pembangunannya dimulai pada bulan Mei 1940 di Zasole, sebuah kawasan pinggir kota Oswiecim, di barak-barak artileri bekas AD Polandia. Kamp tersebut senantiasa mengalami perluasan dengan menggunakan tenaga buruh kerja paksa. Meskipun Auschwitz I utamanya adalah sebuah kamp konsentrasi yang mempunyai fungsi pidana, namun juga dilengkapi sebuah kamar gas dan krematorium. Sebuah kamar gas hasil improvisasi terdapat di lantai dasar penjara (Blok 11). Di kemudian hari, sebuah kamar gas dibangun di dalam krematorium tersebut.

8 OKTOBER 1941
PEMBANGUNAN AUSCHWITZ II (BIRKENAU) DIMULAI
Pembangunan Auschwitz II, atau Auschwitz-Birkenau, dimulai di Brzezinka. Dari ketiga kamp yang dibangun di dekat Oswiecim sebagai bagian dari kompleks kamp Auschwitz, Auschwitz-Birkenau memiliki jumlah tahanan terbesar. Kamp ini dibagi dalam sembilan bagian yang dipisahkan oleh pagar kawat berduri yang dialiri listrik dan dipatroli oleh pengawal SS dan anjing. Kamp tersebut dilengkapi bagian-bagian untuk perempuan, laki-laki, orang Roma (Gipsi), dan keluarga-keluarga yang dideportasi dari ghetto Theresienstadt. Auschwitz-Birkenau memainkan peran penting dalam rencana Jerman untuk memusnahkan kaum Yahudi di Eropa. Empat bangunan besar krematorium didirikan antara bulan Maret dan Juni 1943. Masing-masing krematorium mempunyai tiga komponen: tempat buka pakaian, kamar gas besar, dan oven krematorium. Operasi pembantaian dengan gas berlangsung sampai bulan November 1944.

OKTOBER 1942
KAMP AUSCHWITZ III DIBUKA
Jerman mendirikan Auschwitz III, yang juga dikenal dengan nama Buna atau Monowitz, di Monowice untuk menyediakan buruh kerja paksa bagi pabrik karet sintetis Buna (bagian dari konglomerat Jerman I.G. Farben). I.G. Farben menanamkan modal lebih dari 700 juta Reichsmark (sekitar 1,4 juta dolar AS pada tahun 1942) untuk Auschwitz III. Para tahanan yang diseleksi untuk kerja paksa didaftar dan ditato dengan nomor identifikasi pada lengan kiri mereka di Auschwitz I. Mereka kemudian ditugaskan melakukan kerja paksa di Auschwitz atau di salah satu dari banyak subkamp di Auschwitz III.

27 JANUARI 1945
ANGKATAN DARAT SOVIET MEMBEBASKAN KOMPLEKS KAMP AUSCHWITZ
Tentara AD Soviet memasuki Auschwitz dan membebaskan para tahanan yang tersisa. Hanya beberapa ribu tahanan yang tersisa di dalam kamp tersebut. Hampir 60.000 tahanan, kebanyakan orang Yahudi, dipaksa melakukan mars kematian dari kamp tidak lama sebelum kamp dibebaskan. Selama evakuasi paksa dari Auschwitz, para tahanan dianiaya secara keji dan banyak yang dibunuh. Pengawal SS menembaki siapa saja yang tertinggal di belakang. Selama masa operasi yang singkat tersebut, hampir 1 juta orang Yahudi dibantai di Auschwitz. Korban lainnya termasuk 70.000 - 74.000 orang Polandia, 21.000 orang Roma (Gipsi), dan sekitar 15.000 tahanan perang Soviet.